Mediasi-Media Informasi PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia

BEKASI, 18 Juli 2026 – Sebanyak 90 Garda PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia resmi diberangkatkan untuk mengikuti Pendidikan Militansi V BAKOR PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia yang diselenggarakan selama dua hari, 18–19 Juli 2026, di kawasan Curug Cijalu, Subang, Jawa Barat.

keberangkatan Peserta

Keberangkatan peserta dipusatkan di Sekretariat PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia dengan penuh semangat perjuangan dan kebersamaan. Seluruh peserta diberangkatkan menggunakan empat unit mobil bak TNI Angkatan Laut, mencerminkan semangat disiplin, kekompakan, dan kesiapan para kader dalam mengikuti proses pendidikan.

Pendidikan Militansi V merupakan implementasi nyata program kerja PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia yang berada di bawah koordinasi Wakil Ketua I, sebagai upaya berkelanjutan untuk mencetak kader-kader yang memiliki militansi tinggi, berintegritas, serta siap mengemban amanah organisasi dalam memperjuangkan hak dan kepentingan pekerja.

Bung Rusliyanto ketika mempersiapkan keberangkatan peserta

Selama dua hari pelaksanaan pendidikan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi yang bertujuan memperkuat karakter kader serikat pekerja. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya soliditas dan solidaritas organisasi sebagai fondasi utama dalam membangun serikat pekerja yang kuat, mandiri, dan bermartabat.

4 unit truck TNI AL dipergunakan untuk keberangkatan peserta

Selain itu, peserta juga akan dibekali wawasan mengenai nilai-nilai perjuangan serikat pekerja, kepemimpinan, kedisiplinan, loyalitas terhadap organisasi, serta pentingnya menjaga persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan hubungan industrial yang terus berkembang.

Pendidikan Militansi bukan sekadar kegiatan pelatihan, melainkan proses pembentukan karakter kader agar memiliki jiwa pengabdian, semangat pantang menyerah, serta komitmen untuk selalu hadir dalam setiap perjuangan membela kepentingan anggota. Melalui pendidikan ini diharapkan lahir kader-kader yang tidak hanya memahami organisasi secara teori, tetapi juga mampu menjadi penggerak solidaritas di lingkungan kerja.

Dengan terselenggaranya Pendidikan Militansi V, PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam membangun organisasi yang kuat melalui kaderisasi yang berkesinambungan. Sebab, kekuatan serikat pekerja tidak hanya ditentukan oleh jumlah anggotanya, tetapi juga oleh kualitas kader yang memiliki semangat juang, loyalitas, serta militansi dalam menjaga martabat pekerja.

"Kader militan adalah fondasi serikat pekerja yang kuat. Dari pendidikan inilah lahir pemimpin-pemimpin perjuangan yang siap menjaga solidaritas, memperkuat persatuan, dan mengabdikan diri demi terwujudnya kesejahteraan pekerja."


Berserikat Kuat dan Bermaryabat

editor DnMediasispnin

Baca Juga