Perkuat Barisan Perjuangan, PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia Gelar Koordinasi Pembaharuan PKB VII Bersama Seluruh BAKOR

 


BEKASI — Dalam rangka memperkuat soliditas dan menyatukan langkah perjuangan menghadapi perundingan pembaharuan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) VII, PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia menggelar kegiatan koordinasi perjuangan pada Minggu, 11 Oktober 2026, bertempat di Kandang Perjuangan, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 260 anggota Badan Komisariat (BAKOR) serta jajaran Pengurus PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman, memperkuat kesiapan, serta membangun semangat kolektif dalam menghadapi proses perundingan pembaharuan PKB VII.

Dalam agenda tersebut, peserta mendapatkan pemaparan materi draft PKB yang disampaikan oleh Bung Indra Kuswandi, Wakil Ketua Bidang II, dan Bung Beny Widodo, Wakil Ketua Bidang V PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia.




Pemaparan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh peserta mengenai materi yang akan diperjuangkan dalam pembaharuan PKB VII. Dengan demikian, setiap unsur organisasi diharapkan dapat memahami substansi pembahasan dan turut mengambil bagian dalam mengawal jalannya perjuangan.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta masukan terkait materi draft PKB yang telah dipaparkan.

Ketua Perunding sekaligus Bendahara PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia, Bu Meutia Yasa, turut memberikan tanggapan dan menjawab sejumlah pertanyaan dari peserta. Diskusi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan persepsi sekaligus memperkuat kesiapan organisasi menghadapi proses perundingan.

Edi Supriyanto: GARDA, BAKOR, dan Anggota Harus Berjuang Bersama


Dalam kesempatan tersebut, Ketua PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia, Bung Edi Supriyanto, memberikan arahan sekaligus membakar semangat seluruh peserta agar tetap solid dan bergerak bersama dalam memperjuangkan pembaharuan PKB VII.

Bung Edi menegaskan bahwa perjuangan pembaharuan PKB bukan hanya menjadi tanggung jawab tim perunding atau jajaran pengurus, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen organisasi, mulai dari GARDA, BAKOR, hingga seluruh anggota.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat, memperkuat persatuan, serta menjadikan soliditas dan solidaritas sebagai kekuatan utama dalam menghadapi perjuangan ke depan.

“GARDA, BAKOR, maupun anggota, mari berjuang bersama, kobarkan semangatnya dan jangan lupa berdoa, karena berjuang tanpa berdoa adalah sombong,” tegas Bung Edi Supriyanto.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjuangan serikat pekerja membutuhkan kekuatan organisasi, keberanian, kebersamaan, serta doa agar setiap langkah yang ditempuh senantiasa diberikan kelancaran dan hasil terbaik.

Kandang Perjuangan, Tempat Menguatkan Soliditas dan Solidaritas

Kegiatan koordinasi yang berlangsung di Kandang Perjuangan, Tambun Selatan, tidak sekadar menjadi forum penyampaian materi dan diskusi. Lebih dari itu, pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi untuk mempererat hubungan antarkader, menyatukan tekad, dan memperkuat barisan perjuangan PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia.

Keterlibatan 260 anggota BAKOR bersama jajaran pengurus menunjukkan pentingnya membangun komunikasi yang kuat antara tim perunding dan seluruh unsur organisasi. Kesamaan pemahaman diharapkan menjadi modal penting dalam mengawal setiap tahapan perundingan pembaharuan PKB VII.

Kegiatan kemudian ditutup dengan menikmati hidangan ala Kandang Perjuangan dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Melalui koordinasi ini, PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia berharap seluruh elemen organisasi semakin siap, solid, dan militan dalam menghadapi perundingan pembaharuan PKB VII.

Dengan semangat soliditas dan solidaritas, seluruh elemen organisasi diharapkan terus merapatkan barisan, menyatukan langkah, dan mengobarkan semangat perjuangan demi terwujudnya PKB yang lebih baik serta kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Salam Soliditas dan Solidaritas. Berserikat Kuat dan Bermartabat!


-Abd.

Baca Juga

Post a Comment

0 Comments

Dark Mode