Upacara Pembukaan Pendidikan Militansi V BAKOR PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia Berlangsung Khidmat, Teguhkan Semangat Perjuangan Kader
![]() |
| Ketua PUK Bung Edi Supriyanto sebagai Pembina Upacara |
SUBANG – Pendidikan Militansi V BAKOR PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia resmi dibuka melalui sebuah upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat di kawasan Cijalu, Subang, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2026). Upacara pembukaan menjadi penanda dimulainya proses pembentukan kader-kader militan yang siap menjaga marwah organisasi serta memperjuangkan hak dan kepentingan kaum pekerja.
![]() |
| upacara Pembukaan pendidikan Militansi V |
Bertindak sebagai Pemimpin Upacara, Bung Rusliyanto memimpin jalannya prosesi dengan penuh ketegasan dan disiplin, sementara Ketua PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia, Bung Edi Supriyanto, bertindak sebagai Pembina Upacara sekaligus membuka secara resmi rangkaian Pendidikan Militansi V.
![]() |
| Rusliyanto pemimpin Upacara |
Suasana nasionalisme dan semangat organisasi begitu terasa ketika seluruh peserta dan tamu undangan bersama-sama menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan dengan Mars BAKOR sebagai simbol semangat, persatuan, dan loyalitas kader dalam mengemban amanah perjuangan serikat pekerja.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Panca Prastya oleh Bung Hermawan, Sekretaris PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia. Ikrar tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta untuk senantiasa memegang teguh nilai-nilai pengabdian, solidaritas, disiplin, serta militansi dalam menjalankan roda organisasi.
![]() |
| pembacaan Panca prastya oleh Bung Hermawan |
Momen yang paling sakral dalam upacara pembukaan adalah penyerahan atribut Pendidikan Militansi V secara simbolis oleh Inspektur Upacara, Bung Edi Supriyanto, kepada dua perwakilan peserta, yakni Bung Sandi Malanda dan Bung Amir. Penyerahan atribut tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dimulainya tanggung jawab sebagai kader yang siap ditempa menjadi pejuang organisasi yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki semangat juang tinggi.
![]() |
| Penyerahan Atribut Pendidikan Militansi V |
Upacara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran pengurus dari berbagai tingkatan organisasi sebagai bentuk dukungan terhadap proses kaderisasi. Hadir Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi, Bung M. Yusuf, didampingi Bung Ono Kartonk dan Bung Heri, serta Tim Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi yang selama ini aktif mendukung penguatan kapasitas kader serikat pekerja. Dari jajaran Pimpinan Pusat FSP KEP SPSI, turut hadir Bung Sulis, yang memberikan dukungan moril sekaligus menunjukkan komitmen Pimpinan Pusat terhadap pengembangan kader militan di lingkungan FSP KEP SPSI.
![]() |
| tampak Hadir perwakilan PP dan PC serta tim Diklat PC FSP KEP SPSI Bekasi |
Dalam amanatnya, Bung Edi Supriyanto menegaskan bahwa Pendidikan Militansi bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan sebuah proses pembentukan karakter kader tangguh, yang militan serta memiliki loyalitas, integritas, disiplin, wawasan organisasi, serta keberanian dalam meneruskan estafet perjuangan organisasi dalam membela, melindungi dan meningkatkan kesejahteraan Anggota.
"Kader militan bukanlah mereka yang sekadar berani berbicara, tetapi mereka yang siap belajar, siap mengabdi, siap menjaga organisasi, dan tetap berdiri di garis perjuangan dalam setiap keadaan. Militansi lahir dari kesadaran, bukan dari paksaan."
![]() |
| bung Edi Supriyanto ketika menyampaikan amanat dalam Upacara pembukaan militansi V |
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap materi, diskusi, dan dinamika pendidikan dengan sungguh-sungguh, karena dari proses inilah akan lahir kader-kader yang mampu menjadi pelopor persatuan, penggerak organisasi, dan garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan pekerja.
![]() |
| Peserta Militansi BAKOR V |
Dengan mengusung tema "Kader Militan adalah Fondasi Serikat Pekerja Kuat untuk Perjuangan yang Bermartabat," Pendidikan Militansi V diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang memiliki semangat juang, kecerdasan organisasi, serta komitmen yang kokoh dalam menjaga eksistensi dan estafet perjuangan PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa proses kaderisasi merupakan investasi jangka panjang untuk membangun organisasi yang semakin kuat, solid, profesional, dan bermartabat dalam menghadapi berbagai tantangan hubungan industrial di masa depan.
Berserikat Kuat dan Bermartabat
editor:DNmediasispnin









0 Comments