mediaspnin.co.id - Kapolri yang juga menjabat sebagai Dewan Penasihat DPP KSPSI, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, menghadiri kegiatan silaturahmi Ramadan bersama Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan keluarga besar PUK SP KEP SPSI PT NOK Indonesia pada Jumat (6/3/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim serta pekerja yang menjadi korban PHK sebagai bentuk kepedulian sosial kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, POLRI turut menyalurkan sekitar 800 paket sembako kepada masyarakat, sebagai wujud nyata kepedulian dan kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat solidaritas, kepedulian, dan hubungan harmonis antara pekerja, perusahaan, aparat kepolisian, serta masyarakat sekitar.
Acara diawali dengan rangkaian sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan perusahaan, Bapak Nandani Setyo Samudro, yang menyampaikan harapannya agar pemerintah dapat terus mendorong pertumbuhan industri otomotif agar semakin berkembang dan mampu memberikan dampak positif bagi dunia usaha maupun para pekerja. Selanjutnya, Presiden KSPSI Bapak Andi Gani Nena Wea dalam sambutannya sebagai perwakilan buruh menyampaikan bahwa dirinya baru saja bertemu dengan Presiden Prabowo, dan dalam pertemuan tersebut salah satu yang disampaikan adalah rencana Presiden Prabowo untuk hadir dalam peringatan May Day 2026 sebagai bentuk perhatian terhadap para pekerja di Indonesia. Setelah rangkaian sambutan tersebut, acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolri.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Presiden KSPSI dan seluruh jajaran pengurus yang telah menyelenggarakan kegiatan silaturahmi Ramadan bersama para pekerja.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh keluarga besar buruh KSPSI.
“Semoga ibadah puasa yang kita jalankan diterima oleh Allah SWT. Saya juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar KSPSI,” ujar Sigit.
Sorotan terhadap Kondisi Global
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyinggung dinamika global yang tengah terjadi, khususnya meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia.
Menurutnya, situasi tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia. Karena itu, semua pihak perlu menjaga stabilitas nasional serta mendukung iklim investasi yang kondusif.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekerja agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri dan program hilirisasi yang sedang didorong pemerintah.
RS Bhayangkara Bisa Dimanfaatkan Buruh
Salah satu poin penting yang disampaikan Kapolri adalah dukungan terhadap peningkatan layanan kesehatan bagi buruh.
Ia mengungkapkan telah meminta jajaran Kedokteran dan Kesehatan Polri agar rumah sakit Bhayangkara yang tersebar di berbagai daerah dapat memberikan akses pelayanan kesehatan bagi keluarga besar KSPSI.
“Saya sudah meminta Kapusdokkes Polri agar rumah sakit Bhayangkara di seluruh wilayah juga dapat dimanfaatkan oleh keluarga besar KSPSI,” ungkapnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memperluas akses pelayanan kesehatan bagi para pekerja dan keluarganya.
Selain itu, Kapolri juga menegaskan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan hukum kepada pekerja, termasuk buruh perempuan yang mengalami kekerasan atau persoalan hukum di tempat kerja.
Dukungan Pelatihan untuk Peningkatan Kompetensi
Dalam kesempatan itu, Kapolri turut mendorong peningkatan kompetensi pekerja melalui berbagai program pelatihan dan pendidikan vokasi.
Ia bahkan membuka peluang kerja sama bagi serikat pekerja untuk memanfaatkan fasilitas pelatihan milik kepolisian, termasuk Sekolah Polisi Negara (SPN), sebagai tempat pengembangan kapasitas SDM pekerja.
“Jika membutuhkan tempat pelatihan, silakan bekerja sama. Kita ingin SDM buruh Indonesia semakin kompeten dan siap menghadapi perkembangan industri,” tuturnya.
Di akhir kegiatan, Kapolri berharap sinergi antara pemerintah, kepolisian, serikat pekerja, dan dunia usaha dapat terus diperkuat demi menjaga stabilitas industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja di Indonesia.
Acara silaturahmi Ramadan tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban antara pengurus KSPSI, para pekerja, manajemen perusahaan, serta jajaran kepolisian.






0 Comments